Ilhensa's Blog

Just another WordPress.com weblog

WAJAHMU

Wajahmu, sehabis hujan
Terbitkan bulan dalam rengkuhan
Pucuk angsana yang menangkup air
Menyimpan tubuhmu yang indah

Wajahmu, seusai hujan
Halau awan, menelanjang langit
Bintang nampak gingsulnya
Tersembul disudut rasi yang tak biasa

Wajahmu, setinggalnya hujan
Meluruh kembang kembang kertas
Melati yang tak begitu gembira, tetap
Hidup ikhlas dan indah demi wanginya

Wajahmu, sedatangnya hujan kembali
Menyimpan tarian tetasurya gembira
Gunung yang menancapkan ubun, dengan
Rambutnya yang putih mekar abadi

Wajahmu, saat hujan menggurat
Bulir bulirnya yang tempias pada wajahmu
Menyisakan pesan dari khasanah malam
Dan engkau adalah dewi berselendang embun
Yang warnanya meriahkan malam
Yang aromanya mengusir lamun
Yang keindahanya mengalahkan aorora.

Januari 31, 2010 Posted by | poems | Tinggalkan komentar

E.G.O

Kamu seperti ranting kering terinjak gemeretak gaduh hentak hutan sunyi
Aku tak ingin pekak tapi aku rindu suara…

Kamu seperti api yg lahir dari daun kering yang bergesekan
Aku tak ingin terbakar tapi aku butuh hangatnya…

Kamu seperti samudra tenang dengan awan hitam pekat diatasnya
Aku tak ingin badai tapi aku butuh kedamaianya…

Kamu seperti mawar harum dengan onak yang memenuhi tubuhnya
Aku tak ingin tertusuk tapi aku senang harumnya…

Hiduplah Untukku Aku Butuh Nafasmu…
Sampai Aku Mati…Tertikam Cintaku Sendiri…

 

cikini, 29 Oktober 2009

Oktober 29, 2009 Posted by | poems | 4 Komentar

…ingin…

Malam mulai bakar geloranya saat jiwa-jiwa sepi berpeluh dahaga
Terdekap dalam taring nafsu dari mangsa yang terbaring hilang daya
Bergerak dalam gelisah dengan tulang-tulang yang kaku
Merangkak dengan tenaga yang hampir basi dikunyah siang
Sedang libido meninggi panjat menara keujung menari diliuk angin
Dengan tatap yang digulung peluh dari syahwat yang tertahan
Meledak-ledak dalam keracauan hati yang ragu antara cinta dan nafsu
Akal terkotori ide-ide najis dengan punuk yang penuh gelora semu
Energi bengkak bagai gunung nanah mau pecah namun tidak
Berdenyut terburu dengan nafas yang awam akan ritme paru-paru
Hasrat pecahkan dinding penjara bengkokkan jerujinya
Jantung masuk pacuan tanpa joki menggila keluar lintasan

Lalu kemana hati…

Dipojok lingkaran sunyi duduk sedekap dengan rona cemas
Dirubung takut yang terus menancapkan bisanya
Dia mulai gemetar teracuni bernafas dalam sekarat
Sedang ruh yang diteriakinya masih bergumul dengan raja birahi
Terluka dia dengan lubang-lubang menganga tanpa darah
Sampai akhirnya raja itu mati tercekik mahkotanya sendiri…

Laluu…

Hening tanpa suara…sepi dari sunyi yang memecah diri

Cukuplah sampai disini kegilaan yang puas mencumbui diri
Jangan tanyakan arti tentang ketidakberaturan ini
Karena kata-kata melarikan diri dengan makna dalam gendonganya
Campakkan sang puisi dalam kebingungan mencari arti…

Coba cari dipasar sana mungkin kalimat sudah menadahi dan melelang arti tadi…

Bekasi,
Saat menunggu kekasih hati, Oktober 27 malam, 2009

Oktober 29, 2009 Posted by | poems | Tinggalkan komentar

Terang dalam Lentera yang mulai Redup…

Ada yang lain dari bahasa tubuhmu
Bagai hendak yang tak mencapai hasil
Seperti gairah yang datang tanpa birahi
Dan aku seperti mendekap gunung es…

Apa gerang yang menggayuti hatimu
bila resah seakan menggauli cemasmu
Aku rasakan hatimu tak ada
Aku lihat binar hidup pudar dari matamu…

Mana semangatmu yang dulu meletup-letup
yang hancurkan karang dengan sekali hempas
yang tebas hutan sedih dengan tawa lepasmu
yang pandai menggoda hati untuk selalu menari

Menjadi sakit bukanlah kehendakmu
Jangan simpan pedang tajammu dalam gudang rapuh
Jangan pendam semangatmu dalam peti es
Jangan biarkan bahagiamu menyerah
Jangan izinkan waktumu dimamah derita

Dulu kamu adalah gudang kekuatan
Lumbung ambisi yang tak pernah habis
Kotak inspirasi yang tak pernah kosong
Kamu seperti petasan kebahagiaan yang selalu meledak-ledak
Hidupmu adalah tawa sehari-harimu….kala itu…
Saat kamu masih tegap melompat dan berlari
Saat suara indahmu selalu isi ruang sepi
Saat lingkar lenganmu menggayut atau menarikku untuk berdansa
Saat wajahmu penuh dengan hidup dan harap
Hingga…khabar itu datang…
Dengan sangat cepat tanpa memberimu kesempatan
Merenggut semua yang telah menjadi bagian kesenanganmu
Kedua kakimu, suaramu, wajah ceriamu dan gerakanmu

Saat ini kamu hanya mampu menatap dengan kekosongan
Tiada harapan, ceria maupun cerita tertunda yg hendak kamu sampaikan seperti saat dulu
Air mata kini menjadi figura diwajahmu tanpa kesanggupan untuk menghapusnya
Kesedihan dan putus asa menjadi teman setiamu saat ini
Aku telah kehilangan musik kehidupanku
Aku telah kehilangan kejora yang menerangi malam-malamku
Aku telah kehilangan gairah untuk bercerita
Aku telah kehilangan segala-galanya

Kesedihan ini begitu dalam menikam
Merekatkan luka yang sulit untuk kusembuhkan
Melihatmu terbaring tanpa hidup dan kematian
Hanya diam membujur dalam kebekuan ekspresi
Hanya matamu yang menatap sendu sampaikan kerinduan
Ayoo Bunga…tunjukkan kekerasanmu…hadirkan semangatmu
Tunjukkan gerakanmu sedikit saja
Yakinkan kepada sahabatmu ini…bahwa…
Kamu masih ingin tuntaskan banyak kisah dan cerita tertunda
Kamu masih ingin arungi dunia dengan segala kebahagiaanya
Kamu masih ingin sampaikan kerinduan dengan banyak orang yg begitu mencintaimu
Kamu masih ingin mendekap malam, rebah diatas rumput, menatap bintang sambil menghitung rasi seperti yang dulu biasa kita lakukan bersama dalam menghabiskan malam.

Bilang kepada Tuhanmu mohonkan kesempatan agar Ia mau berikan
Sampaikan kepada-Nya…bahwa…
Kamu masih ingin hidup dan rasakan cinta yang belum terpuaskan…
Kamu masih ingin menebarkan wangi seperti Bunga dalam predikat namamu…

Untukmu Bunga…untukmu dan perjuanganmu dalam mempertahankan hidup
Aku akan selalu berada disisimu, menjaga dalam harap yang tiada pupus…
Tetaplah hidup bersamaku karena ada janji yang belum kutuntaskan untukmu
dan kamu tahu itu…

Cikini, October 27th, 2009
Inspirasi yang datang begitu saja…

Oktober 27, 2009 Posted by | poems | , , , , | Tinggalkan komentar

Hanya Perkataan – Bag.1

  • Salahku sendiri mengapa aku undang amarah saat senang mau datang, salahku sendiri mengapa nafsu aku sediakan kopi sedang cinta menunggu kehausan, salahku sendiri mengapa dosa aku ajak diskusi sedang pahala sudah menggenggam jalan terang….Salahku sendiri!!!
  • Lupakan masa lalu yg tdk perlu, jangan terlalu hiraukan masa depan…lakukan yg terbaik untuk hari ini sekuat dan semampu yg kita bisa dengan niat mulia dan tujuan yg baik pula, karena jika itu terlaksana sesuai porsinya maka masa depan telah menjadi buah manis yang akan memuaskan seleramu.
  • Sesungguhnya kesusahan dan kekurangan yang kita terima adalah tanda jejak untuk menuju kebahagiaan yang sebenarnya…segalanya sdh dirancang sempurna oleh sang pencipta, sikapilah dengan sabar dan ikhlas agar Allah semakin ridho untuk berbelas berkah untuk hadirkan kehidupan mulia disepanjang hidupmu.
  • Relatif manusia memiliki cara untuk mencintai dan dicintai namun tetap dikeduanya melekat takdir yg tak bisa dihindari, yaitu….”KEHILANGAN”. Sesungguhnya cinta & kasih yang kekal itu hanya milik ALLAH SWT….ayo merapat keperaduanya dan merajuk agar hati selalu dikuasai kemurnian kasih sayang-Nya.
  • Jadilah sampul bagus yang mewakili isinya bukan sampul bagus yang menghianati isinya, itu sangat menyakitkan dan bisa membuat orang lain menjadi sakit dan terluka…Jangan sia-siakan riasan yang sudah menyita waktu, jubah mahal yang menguras harta da…n kepintaran yang menyiksa akal dengan hati yang hitam penuh amarah, dendam, iri hati dan kebencian.
  • Jadilah seorang Imam yang mampu heningkan pasar dari riuh gunjingan dan ramaikan dini hari dengan air mata yang basahi sajadah dalam sujud tahajud…
  • Bangga karena dibicarakan dan menjadi pusat perhatian itu seperti berdiri ditengah-tengah ladang ranjau yang sewaktu-waktu bisa saja meledakkan tubuh Anda jika saja Anda tidak cermat dalam memilih mana tempat yang aman untuk dipijak dan dilalui…Cem…aslah untuk setiap kebahagiaan karena ia mungkin saja berekor kesedihan.
  • Bila kesalahan itu telah menjadi batu yang mengakar dalam hatiku, jadikanlah dia busuk dan terurai menghilang…hingga tak lagi kebaikanyang kubuat dan rencanakan menjadi terpengaruh dan hilang arah dari kemurnian niat dan tujuanya…
  • Lalu aku katakan…Mengapa sesal itu harus ada meskipun ia hadir dari sebuah takdir yang telah diputuskan, bukankah hati tidak terbuat dari baja namun berisi lautan rasa tanpa pernah sesak muatanya dan punya berjuta bentuk yang tak pernah terlihat wujudnya tetapi selalu dirasa kehadiranya.
  • Apakah terlihat lusuh dan hina seorang miskin ataukah terlihat bersih dan bermartabat seorang kaya raya dimata Allah?…TIDAK…Karena Allah hanya melihat Perbuatan & Hati…
  • Kita terlalu sering menyibukkan hati dengan keinginan dan memberikan banyak syarat untuk kehidupan hingga kebahagiaan rasanya selalu menjauh dari keberpihakan…Berilah kesabaran lebih banyak lagi waktu agar ia dapat membentuk ihklas dihati hingga tak lagi berat hidup ini untuk dijalani.
  • Peliharalah dengan baik, cabut gulma2 yg tumbuh disekitarnya sampai ke akar2nya agar ia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan wajar hingga pada akhirnya ia dapat persembahkan buah manis untukmu di syurga kelak…
  • CINTA adalah ragam rasa yang membuat manusia memiliki kemampuan untuk bertahan, kekuatan untuk berjuang serta keinginan untuk mendapatkan dan menghasilkan. CINTA menyempurnakan manusia dan menempatkanya pada posisi yang sempurna dan mulia. CINTA memb…erikan keistimewaan pada manusia hingga Allah menempatkan manusia pada daftar teratas penerima berkah.
  • Tidak ada sedikitpun keuntungan yg bisa diambil dari sebuah amarah, dia hanya akan bisa melukai hati, menyakiti akal dan membusukkan lisan….
  • Mengumpulkan tulisan tercecer…ide yg diacuhkan…inspirasi yg lapuk dalam tumpukan…aku ingin menjadikan mereka indah sebagaimana mereka mengisi kebahagiaan dalam khayalku selama ini, datanglah kesini aku akan terima kalian dengan penuh kerinduan,… mendekatlah dan aku akan memeluk kalian dengan cinta yang selama ini aku anggap hilang…
  • Kamu lihat Lagoon itu dengan biru cantiknya dan pasir mutiara dipesisirnya… Suatu saat kita akan sampai disana, meneruskan cinta kita saat ini hanya saja disaat itu Kebahagiaan bukan lagi bagian dari Kecemasan, tiada kesedihan, tiada ketakutan…Ak…u, Kamu dan orang-orang yang kita cintai berkumpul dalam putih yang mendamaikan dan membahagiakan disana….Amiin, aq harap Engkau juga setuju & ridha.
  • Lihat dunia hanya dengan Hitam & Putih tiada warna atau kebohongan lalu kau pikir tidak akan pernah bisa untuk menjadi baik dan benar walau hanya dengan memikirkanya saja…aku tau itu semua sudah lama menjadi buah dari pemikiranmu, walau tak per…nah sekalipun kau akui bahwa itu pernah ada dalam benak & pikiranmu. Tegakkan kepalamu…dibawah sana tidak ada jalan keluar untukmu!!!
  • Raga hanyalah bentuk fana yg pasti kematianya sedangkan ruh dengan segala sesuatu yg terbawa didalamnya adalah abadi sesuai kehendak-Nya. Jauhi aku dari cinta berlebihan atas setiap bentuk sementara agar ruhku tak rusak oleh nafsu dan rasa takut akan… kehilangan, aku hanya ingin cintaku bersih tanpa ada muatan pamrih besertanya seperti yg telah Engkau lakukan terhadap seluruh ciptaan-Mu…
  • Hidup dengan segala kejadian yang ada didalamnya bersifat tak terduga, banyak hal diluar prediksi…kesedihan sekejap bisa berubah menjadi kebahagiaan yang menyenangkan…kebahagiaanpun tiba-tiba bisa menjadi kesedihan yang menyakitkan…Sometimes Li…fe is Unpredictable. Bersyukur yuuk atas apapun itu yg kita terima dihari ini…
  • Semakin malam…tidurlah aku tertidur semoga dalam lelap berirama yang menghadiahkan mimpi indah sebagai hadiah hati yang lelah hingga berjumpaku lagi dengan hidup di esok pagi yang KAU anugrahkan dengan indah, semoga…Engkau setuju atau tidak cinta…ku tak akan bergeming dari ikhlas yang menggelutinya, pasrah hanya mendiami jiwaku tuk terima setiap ketentuan-MU.
  • Bersyukurlah mata yang berkarunia kornea karena denganya keindahan bentuk dapat diproses akal dan hati agar dapat dikenang serta diucapkan…
  • Hidup adalah anugrah jadi kenapa mesti bermasam muka, bila kesenangan menjadi harapan utama maka konsekuensi yg akan mengiringinya adalah kesusahan, ini sudah ketentuan dari lingkaran takdir yg telah DIA tetapkan. Saat kebahagiaan kau sambut dengan t…awa maka sudah selayaknya jika kesedihan menerima senyumanmu…hati yang indah sudah pasti akan senantiasa mendatangkan banyak cinta dan rindu Allah, Amiin.
  • Hanya saja hatimu sekeras karang…hanya karang biasa, tak kulihat sedikitpun terumbu yang menghiasinya…sampai saat itu akhirnya datang kepadamu, kau hanya sebentuk karang biasa…Ada sedikit sesal yg sesekali datang namun cepat pergi dan terlupaka…n, ada sedikit sedih yang aku terima namun tanpa adanya air mata….maafkan bila aku mengangkat sauh meninggalkanmu.
  • Saatnya mengantar lelah ke peraduanya, membelainya sampai ia bermimpi dan membiarkanya tenang dalam nyenyak hingga terbangunya lagi esok pagi…Semoga Engkau ridho dan membekali jiwaku malam ini dengan rencana yang baik untuk aku arungi esok hari, sa…rat dengan berkah dan berlimpah kebahagiaan.
  • Ayo teruskan lagi,sampai dimana tadi ceritamu! Jg lagi ttg CINTA,aku selalu bingung utk mengawali & mengakhirinya, krn cinta itu samudra yg bs tenang tak bersuara namun bisa saja garang penuh amarah, dia spti gunung dg puncak salju diatasnya namu…n penuh lava panas didsr kawahnya,dia spti belantara yg sejuk dipagi hari & menggigil pd gelap malam, dia spti langit biru yg menyenangkan namun bs mjd gelap mengkhawatirkan.
  • Seperti bulan yang stagnan atau bintang kejora yg sendiri saat kawananya membentuk rasi, seperti hembusan angin yang membawa muatan embun….seperti malam ini yang masih basah dikunjungi hujan diawal malam tadi lalu aku sendiri….diam seperti seorang bisu dan tuli yang rindu akan bentuk suara.
  • Waktu kamu mengatakan LEMBAYUNG aku jadi teringat dengan sore yang akrab denganya, saat-saat mentari meninggalkan tugas dari belahan waktu. Banyak tertinggal kisah dan cerita dari waktu itu, banyak perjuangan dan pengorbanan dengan peluh yang melumur…inya, maka banyak penyair menyampaikan bahwa “HIDUP ITU ADALAH MATAHARI” penuh dengan kehangatan dan semangat sebagai wujud eksistensi dari alasan diadakanya dunia…
  • Jika CINTA dengan segala kerumitanya hanya disimpan dalam hati ia hanya akan membuatmu sakit…sebarkanlah dan perjuangkanlah walau didalamnya banyak ketidaksempurnaan…CINTA akan membuat kita tetap hidup dan memandang dunia dengan penuh keindahan yang menyenangkan.
  • Air mata akan menjadi penyembuh dosa selagi disetiap tetesnya bermuatan ikhlas dan doa.
  • Kepergian dan kehilangan memang menyisakan kesedihan, walau semua tahu bahwa hal itu akan datang…manusia memang mahkluk sosial sempurna yang memiliki banyak cinta dan kasih hingga kehilangan selalu bisa menyisakan kepedihan dan air mata.
  • Aku tidak pandai menggunakan hati…seringkali aku sesat diruang-ruang kemauanya termakan bujuk rayu dari bisikan yg keluar dari bilik syarafnya. Aku tak punya kecukupan nyali utk menampik dan melawan saat dia menyeret dan melemparku kedalam kolam bu…nganya sementara nuraniku teriak2 mengingatkan akan bahaya racun wanginya lain hal lagi ttg sikap akalku yg tertawa didalam tangisan…”Sesal Yang Membahagiakan”
  • Bersedihlah sesuai kapasitas, karena kita bukanlah pemilik tunggal….kehilangan bukanlah akhir dari segalanya, masih ada hal lain yg perlu kita perjuangkan dan bangun kembali. Setiap manusia tidak akan lepas dari ketentuan untuk hancur dan kehilanga…n karena hidup tumbuh diatas kebahagiaan dan kesedihan.
  • Hancur dan luluh lantak semua yg sudah dibangun belum lagi sakit kehilangan sesuatu yg dicintai….namun hidup terus berlanjut, masih ada kehidupan lain yang butuh kehadiranmu dan masih ada rezki untukmu untuk kembali membangun semua yg telah hancur……masih ada Illah yg selalu setia hadir untuk obati hatimu yg terluka, relakan yg telah tiada biarkan dia berpulang kembali kepada pemilik yg sesungguhnya.
  • Mukzizat-Mu untuk tetap lekatkan semangat bagi mereka yg terperangkap dalam ketakutan, berikan mereka ketangguhan dan keyakinan bahwa Engkaulah Sang Rahasia diantara Kehidupan & Kematian hingga sirna takut yg mengurung mereka dalam keputusasaan b…erganti dengan keimanan yang kuat untuk tetap bertahan dan berjuang meraih keselamatan yg Engkau berikan.
  • Bahagiaku…Sedihku….Jangan bilang bahwa ini tak sebanding dengan Nikmat yg sudah kamu reguk habis tanpa syukur!!!….Rabbi, apa nafsu serakahku yg sebabkan ini semua?….aku ihklas jika harus lebam 1000x jika itu dapat membuatku sejuk dan lelap di… Barzhaqku nanti, aku mohon berbisiklah kehatiku.

    Oktober 26, 2009 Posted by | Renungan | , , , , , | Tinggalkan komentar

    Jadikan Aku…

    Jadikan aku kuat dengan kuasa-Mu

    Jadikan aku tenang dengan kedamaian-Mu

    Jadikan aku tabah dengan kesabaran-Mu

    Jadikan aku ikhlas dengan petunjuk-Mu

    Jadikan aku pandai dengan sarat ilmu-Mu

    Jadikan aku senang dengan sinar cerah-Mu

    Jadikan aku cakap dengan kalam-Mu

    Jadikan aku tersenyum dengan keramahan-Mu

    Jadikan aku sederhana dengan batasan-Mu

    Jadikan aku bersih dengan kesucian-Mu

    Jadikan aku semangat dengan gairah-Mu

    Jadikan aku tentram dengan kasih-Mu

    Jadikan aku dicintai dengan kemuliaan-Mu

    Jadikan aku terang dengan penglihatan-Mu

    Jadikan aku penutur doa yang jauh dari rasa bosan

    Jadikan aku langit biru yang menawan untuk dipandang

    Jadikan aku hutan hijau yang hadirkan teduh diterang siang

    Jadikan aku karang yang redam ombak saat gelisahnya datang

    Jadikan aku angin senja yang patut iringi mentari tinggalkan petang

    Jadikan aku layar yang arahkan biduk kedermaga tentram

    Jadikan aku sungai yang usap ranah bumi dari kekeringan

    Jadikan aku kitab yang lahirkan manfaat pada setiap pasalnya

    Jadikan aku skenario yang menarik mulai dari prolog sampai ke ending-nya

    Jadikan aku jubah putih yang hilangkan hitam dan beri tanda dikegelapan

    Jadikan aku hal-hal indah yang mampu datangkan harapan yg terpojok disudut pikiran

    Jadikan aku api yang beri letupan hangat di kebekuan hati dan………

    Jadikan aku sesuatu yang baik demi lahirkan tujuan dan kehidupan yang lebih baik

    Ya Rabb….beri hamba ruang dalam lumbung doa-Mu dan izinkan doaku untuk tempati walau disudut terkecilnya, Amiin

    Oktober 26, 2009 Posted by | Renungan | Tinggalkan komentar

    Kemuliaan Hidup

    Beri hamba kemampuan agar bisa memfokuskan hati dan pikiran untuk selalu taat kepada-Mu.

    Beri hamba kemampuan utk selalu menjaga lisan dari ucapan2 keji yg membuatku terperangkap dlm lubang kemarahan tak ber-ujung.

    Beri hamba kemampuan utk menghindarkan diri dari dengki, iri hati, pendendam, pencaci, pencari aib, dan penikmat kesalahan.

    Selamatkan hamba dari sifat pengumbar waktu yg merupakan anugrah terbaik dari-Mu.

    Berikan hamba kesanggupan u/ membatasi pemikiran ttg nikmat dunia yg palsu agar hamba bisa mendapatkan pencerahan dari-Mu.

    Anugrahkan hamba kemampuan u/ memalingkan pandangan dari kenikmatan fana yg penuh dosa.

    Hindari hamba dari rasa was-was dan selamatkan hamba dari kepuasan hati menikmati keindahan yg Engkau benci

    Kosongkan hati ini dari kekhawatiran, bersihkan akal hamba dari kotornya pikiran, limpahkan ketenangan bathin dari kegalauan hingga akal ini sanggup untuk memahami hidayah2 yg Engkau anugrahkan.

    Beri hamba petunjuk ttg bagaimana cara menyambut kematian dg khusnul khatimah dan keikhlasan diri untuk menghadapi kegagalan & kehilangan.

    Berkati hamba sedikit pengetahuan mulia-Mu agar terbentuk mahkota wibawa dalam kehinaan nalar dan nurani hingga terhindar hamba dari sikap menyia-nyiakan umur yg dapat sebabkan runtuhnya keinginan, bekunya semangat, banyak berkhayal, sibuk dg pengkhianatan2, serius dg hal2 sepele yg jauh dari kebaikan, senang dg kebohongan2, melarikan diri dari ilmu yg bermanfaat, akrab dg sifat lalai, malas beribadah dan menjual lisan di pasar2 kamunafikan.

    Tegapkan hidup hamba dalam benteng kemuliaan yg dapat menjaga dan memelihara diri dari rasa tidak punya malu.

    Cucilah Ruhku dg air kecintaan-Mu agar hamba bisa hidup bahagia, berpikiran tenang, berperasaan senang dan berhati tentram

    Penuhi taman jiwa hamba dengan pohon-pohon hikmah, bunga-bunga pengetahuan, dan kuntum-kuntum ilmu yg bermanfaat utk diri hamba dan orang2 disekitar hamba.

    Amiin….Amiin….Yaa Rabbal Allamiin

    Oktober 26, 2009 Posted by | Renungan | | Tinggalkan komentar

    Menjelang Senja

    Tumpah ruah membahana
    Wajah langit diujung senja
    Dititipkan mentari menuju singgah ke dunia dua
    Siap menyambut bulan sang gembala gulita

    Bongkahan senyum yang mengganjal hati
    Mengiring sore yang tampak mulai menepi
    Bulir-bulir tawa masih tertinggal disini
    Mengisi cerita hari yang dipenuhi warni
    Dalam kesukaan tanpa habis tanpa peri…
    Jelas jiwa ini digandrungi rasa dg banyak arti…
    Tentang arti ria hari ini….tentang cerita senang sore ini….

    Ku ijabkan kemurnian syukur atas indah petang ini….hanya untuk-Mu…Cinta disegala hari-hariku
    Terimakasih atas kesediaan hadirkan bahagia penuh dihari ini….

    Oktober 26, 2009 Posted by | poems | | Tinggalkan komentar

    …Ehm…

    Luluhlah bersamaku bidadariku
    Dalam ruang waktu yang kutempuh
    Dalam haru biru laga perang hidupku
    Dekap hangat jantungku dan tenangkan degupnya
    Berbisiklah mendesah diliang telinga hatiku
    Buatlah ia menggelinjang terkapar tak berdaya
    Lecut pembuluh2nya sampai berdarah kepuasan
    Hingga paruku tersengal mengejar angin yang melarikan diri

    Menetaplah lekat disetiap inderaku
    Rekatkan wangimu ditiap kulitnya….
    Hingga berprasasti abadi dalam penjuru hidupku
    Hingga lepas nafasku kelak tetap dalam kecintaanku untukmu
    Hanya untukmu…Bidadari siang dan malamku

    Aku kangen lagi padamu…Nanti dirumah kita cerita lagi…..

    Oktober 26, 2009 Posted by | poems | , , | Tinggalkan komentar

    KRL

    Tegap dikaki-kaki mentari

    Dibuai hangatnya merasuk dalam tulang

    Diatas kulit bumi yg mengelupas

    Angin merambah susupi bulu2 tubuh

    Juntai daun-daun pinus bagai lukisan

    Diam tak geming walaupun bayu goda untuk menari

    Pucuk-pucuk muda beringin masih berselimut kabut pagi tadi

    Tupai yg biasa lompat lari dan burung kecil yg selalu menyanyi

    Mereka alpa pagi ini…..

    Hanya desing rel diraba roda besi kereta melengking

    Bingarkan pagi ini….

    Disalah satu jalan….pinggiran area Menteng-Cikini

    Oktober 26, 2009 Posted by | poems | | Tinggalkan komentar