Ilhensa's Blog

Just another WordPress.com weblog

POHON JARAK

Pohon jarak di pinggiran kota
Berdiri tegak di tepi tepi sawah, yang kini
telah menjadi tumpukan tanah merah.
Tumbuhan padinya telah lama mati
Karena petaninya banyak yang kawin lari
lalu mendirikan rumah dan beranak pinak
diatas sawah sawah yang dulu biasa mereka gumuli
dan peras materi dari setiap bulirnya yang dipaksa tumbuh.
Sawah sawah tinggal cerita, hanya pohon jarak
berjajar yang buahnya digunduli, mereka
bilang bisa jadi minyak, pengganti energi kini
yang perlahan mulai kurus kehilangan gizi
kering dan menjurus mati…

Aku menghampiri pohon jarak itu
memegang tubuhnya yang mulai demam
terjangkit DBD yang sedang trendi mengendemi.
Menghisap darah lalu pergi, meninggalkan parasit
berkembang tumbuh memaksanya terus berbuah.
Pohon jarak sudah tak punya mahkota
Mahkotanya di gunduli untuk pencapaian materi
bekal mencari perempuan yang bisa di kawin siri…

Januari 31, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

TUAK

Aku ke pasar blora
mencari penjual tuak
untuk aku tenggak, langsung
dari bambu pelungnya
biar aku gila
biar aku sinting
biar aku mabuk
agar bisa menulis
puisi cinta sepertimu…

Januari 31, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar