Ilhensa's Blog

Just another WordPress.com weblog

WAJAHMU

Wajahmu, sehabis hujan
Terbitkan bulan dalam rengkuhan
Pucuk angsana yang menangkup air
Menyimpan tubuhmu yang indah

Wajahmu, seusai hujan
Halau awan, menelanjang langit
Bintang nampak gingsulnya
Tersembul disudut rasi yang tak biasa

Wajahmu, setinggalnya hujan
Meluruh kembang kembang kertas
Melati yang tak begitu gembira, tetap
Hidup ikhlas dan indah demi wanginya

Wajahmu, sedatangnya hujan kembali
Menyimpan tarian tetasurya gembira
Gunung yang menancapkan ubun, dengan
Rambutnya yang putih mekar abadi

Wajahmu, saat hujan menggurat
Bulir bulirnya yang tempias pada wajahmu
Menyisakan pesan dari khasanah malam
Dan engkau adalah dewi berselendang embun
Yang warnanya meriahkan malam
Yang aromanya mengusir lamun
Yang keindahanya mengalahkan aorora.

Iklan

Januari 31, 2010 - Posted by | poems

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: