Ilhensa's Blog

Just another WordPress.com weblog

Kamus Format Audio

AIFF (Audio Interchange File Format) Format audio Apple untuk menantang milik WAV milik Microsoft. Membuat AIFF akan menghasilkan file yang tak terkompres. Untuk menghemat tempat, cobalah file dengan format Apple Lossless keluaran Apple terbaru yang menawarkan kualitas setara dengan ukuran separuh.

ATRAC3(Adaptive Transform Acoustic Coding) Format audio yang dipatenkan Sony untuk mengkompresi suara guna diputar di pemutar portabelnya dan MiniDisc. Kualitas suaranya sebanding dengan rekaman MP3 pada bit rate 128 Kbps.

Audible Format proprietary milik Audible.com untuk buku suaranya. Audible hadir dengan empat format berbeda. Tiga format pertama berbeda dalam ukuran, sementara yang keempat menggunakan kompresi MP3. Format ini terlindungi secara digital.

AAC (Advance Audio Coding) Codec kompresi  yang dipatenkan Apple di gerai music iTunes dan mendukung DRM milik Apple. AAC menghadirkan kualitas setara MP3 dengan ukuran lebih kecil.

FLAC (Free Lossless Audio Codec) Kompresi file menggunakan FLAC open-source yang dijamin tidak mengalami penurunan kualitas dari rekaman aslinya. FLAC tidak kompatibel dengan sejumlah player, namun dapat diputar di pemutar iAudio dan Rio.

MP3 Standard kompresi yang paling popular dalam bertukar music, dikembangkan oleh Fraunhofer IIS, MP3 menggunakan teori psychoacoustic untuk mendapatkan ukuran file yang minim. Makin tinggi bit rat-nya, makin bagus kualitasnya. File yang dikoding pada bit rate 160 hingga 192 Kbps sekaliber dengan kualitas CD.

MPC (Musepack) Menawarkan kualitas fantastis dalam koding suara pada bit rate tinggi. Namun, hanya segelintir pemutar music portable yang mendukung format ini. Didesain khusus untuk penggunaan PC.

OGG (Ogg Vorbis) Format open-source yang mirip dengan MP3 dengan hasil file yang lebih baik. Meskipun perangkat yang mendukung kodec ini belum popular, format ini mulai digemari.

WAV Format yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM untuk menyimpan suara berkualitas tinggi tanpa kompresi. WAV merupakan standard PC, namun karena ukuran file yang besar (sekitar 10 MB per menit), kebanyakan orang mengkonversi file WAV menjadi format terkompresi ( MP3, WMA, dan lain-lain)

Iklan

Juni 8, 2009 - Posted by | Komputer | , , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. kamusnya ok, lebih lengkap lebih OK.

    Komentar oleh deni | Januari 18, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: